NIAT BERDOSA MENJADI PERBUATAN DOSA

by samuelyasa


Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia (Batsyeba). Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. … Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: “Aku mengandung.”

2 Samuel 11:4-5

Kisah di atas menunjukkan bahwa keinginan / niat Daud untuk berzinah dengan Batsyeba menjadi nyata di dalam tindakannya.Sebelum Daud bertindak sedemikian jauh, sebenarnya sudah ada peringatan yang seharusnya membuat dia membatalkan niatnya, yaitu informasi mengenai Batsyeba adalah istri Uria. Tetapi dosa telah membuat hatinya tidak peka terhadap peringatan Tuhan, dan ia pun mengabaikan peringatan tersebut dan menjerumuskan diri ke dalam dosa. Tentu saja ada akibat yang muncul, yaitu kehamilan Batsyeba yang menjadi masalah di kemudian hari.
Berapa banyak di antara kita yang pernah mengalami hal demikian?Tentu saja tidak harus dalam kasus perzinahan seperti Daud.Mungkin di antara kita ada yang pernah atau mungkin sedang mengalaminya.Kita sudah tahu bahwa menipu itu tidak benar, tetapi demi keuntungan sesaat maka kita menipu.Kita sudah tahu bahwa kita lemah terhadap dosa sexual, tetapi dengan sengaja kita menjerumuskan diri pada pornografi entah itu melalui film, majalah ataupun internet. Masih banyak perbuatan dosa lain yang ketika itu kita lakukan, ternyata ada konsekuensi yang harus kita terima, misalnya ketika penipuan kita diketahui, maka orang menjadi tidak percaya kepada kita dan kita justru dirugikan.
Jangan anggap enteng niat untuk berdosa dan biarlah kita selalu peka terhadap teguran Tuhan sekecil apapun itu dan melalui siapapun itu disampaikan, karena dengan demikian kita akan terhindar untuk jatuh ke dalam perbuatan dosa. Itu sebabnya kita harus terus memlihara hubungan kita dengan Tuhan melalui doa dan pembacaan firman-Nya. Jika kita sudah jatuh dalam perbuatan dosa, mohonkanlah pengampunan dan hiduplah dekat selalu pada-Nya. -va