DOSA & KEKUASAANNYA

by samuelyasa


5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.Roma

Kita mungkin pernah mendengar cerita tentang seorang anak yang terus mengecewakan hati orangtuanya karena terus melakukan kesalahan yang sama. Ketika didapati dia terlibat dengan obat-obatan maka ia dibimbing oleh orangtua dan hamba Tuhan yang melayani. Baru terbebas sebulana,dia kembali melakukan hal yang sama, begitu terus menerus. Dan ketika hal itu diketahui maka dengan mudah dia akan meminta maaf dan memohon didoakan dan dibimbing lagi. Hal itu terjadi bukan hanya satu dua kali tetapi berulang kali.Hamba Tuhan yang dipercaya untuk membimbing sampai tidak mengerti bagaimana seharusnya menangani anak ini.Di tengah-tengah kebingungannya, hamba Tuhan tersebut berdoa dan Tuhan memberikan satu hikmat kepadanya. .
Dalam suatu sesi pertemuan dengan anak muda ini, dia membawa sebatang kayu, paku dan palu. Hal pertama yang dimintaadalah agar anak ini memaku setiap paku di kayu yang sudah disiapkan. Anak ini tentu saja heran, namun dia melakukan apa yang diminta. Setelah memaku sejumlah paku yang diberikan, hamba Tuhan ini meminta dia untuk mencabutnya.Setelah sekian waktu dan itu semua dikerjakan. Hamba Tuhan ini meminta dia melihat apa yang sudah dikerjakan. Pertanyaannya, “Apakah yang kau lihat?”“Lubang bekas paku,” jawabnya.“Apakah kau bisa membantu aku menghilangkan lubang-lubang itu?”“Tentu saja tidak!”Jawab anak muda itu.“Itulah dosa, nak.Doa itu akan terus ada dalam diri kita, selalu berusaha menguasai kita. Kita tidak bisa menghilangkan lubang paku karena itu adalah natur dosa tetapi kita harus terus mencabut pakunya yang adalah perbuatan dosa, keinginan dosa yang terus berusaha menguasai kita.”
Dosa memiliki dan memberikan berbagai pilihan untuk menyatakan kekuasaan dan pengaruhnya dalam hidup manusia. Setiap manusia tidak selalu harus melakukan tindakan dosa yang sama untuk menyatakan dirinya berdosa.

DOA.Tuhan, Engkau telah mati bagiku menebusku.Dosa terus mau menguasai aku,tolonglah aku bisa menolaknya. Terima kasih karenaEngkau berkuasa atas segalanya, juga atas hidupku. Amin hp