LESTARI ALAMKU

by samuelyasa


Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman…”Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi” (Kej. 1:28). TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. (Kej. 2:15)

Dengan jumlah penduduk mencapai 6 miliar, bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius. Diantaranya: menipisnya sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Di Indonesia, berdasarkan data Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), ada 141 kasus pencemaran lingkungan sepanjang 2011. Meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, dari sekitar 75 kasus.Hal itu diperkuat meningkatnya jumlah bencana banjir sepanjang 2011, dari 345 kasus pada 2010 menjadi 378 kasus. Kemudian dari data Kementerian Kehutanan menyebutkan laju kerusakan hutan meningkat sebesar 1,08 juta hektare per tahun. Hutan Indonesia dalam keadaan kritis, dari 130 juta hektar, hanya 43 juta di antaranya yang masuk dalam kategori hutan perawan.
Bagaimana peran gereja dan orang Kristen melihat dan menyikapi hal tersebut?Apakah kita hanya berpangku tangan melihat kondisi tersebut? Tentu saja tidak! Sebab Alkitab menegaskan bahwa manusia dianugerahi Allah untuk menguasai alam, kuasa yang dimaksudkan ialah untuk mengelola alam bukan merusak dan mengeksploitasi (Kej. 1:28; 2:15).Manusia diberi mandat untuk mengusahakan dan memeliharabumi. Kata memelihara memiliki arti: menjaga, mengawasi, melestarikan atau merawat bumi. Jadi, jika kita mengeksploitasi dan merusak alam, itu berarti kita melawan perintah dan ketetapanAllah.Dan perlu diketahui bahwa melawan hukum atau perintah Allah adalah perbuatan dosa.Oleh sebab itu, ketika kita bekerja mengusahakan alam, seharusnya bukan sekedar usaha untuk menghasilkan uang guna mencukupi kebutuhan hidup, tetapi ada tanggung jawab di hadapan Allah untuk menjaga dan melestarikan alam, demi kelangsungan hidup umat manusia. Dengan demikian alam akan tetap terjaga kelestariannya dan nama Tuhan pun dimuliakan.

Doa: Tuhan, ampuni kami apabila selama ini kami merusak alam ciptaanMu, ajarlah supaya kami dapat menjaga, melestarikan, dan mengolah bumi dengan baik untuk melayani-Mu.