Diciptakan secara ajaib

by samuelyasa


Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya…Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. (Kej. 1:6-8)

 

Allah menciptakan segala sesuatu secara ajaib, artinya termasuk langit. Langit adalah bagian atas dari permukaan bumi, dan digolongkan sebagai lapisan tersendiri yang disebut atmosfer. Langit terdiri dari banyak gas dan udara, dengan komposisi berbeda setiap lapisannya. Langit sering terlihat berwarna biru, disebabkan karena pemantulan cahaya, tetapi tidak tertutup kemungkinan bahwa langit bisa berwarna selain itu, misalnya merah ketika senja, atau hitam saat hujan.

Mari kita melihat salah satu bukti bahwa Tuhan menjadikan segala sesuatu secara ajaib. Salah satu contohnya adalah lapisan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup di bumi, yaitu lapisan ozon. Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian sekitar 19 – 48 km (12 – 30 mil) di atas permukaan Bumi yang mengandung molekul-molekul ozon. Konsentrasi ozon di lapisan ini mencapai 10 ppm. Campuran molekul-molekul nitrogen yang muncul di atmosfer menjaga konsentrasi ozon relatif stabil. Ozon sebenarnya adalah gas beracun sehingga bila berada dekat permukaan tanah akan berbahaya bila terhisap dan dapat merusak paru-paru. Sebaliknya, lapisan ozon di atmosfer melindungi kehidupan di Bumi karena melindungi dari radiasi sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kanker.

Bagaimanakah jadinya seandainya lapisan ozon tersebut tidak ada atau rusak? Mungkin akan terjadi bencana yang besar di Bumi. Fakta tersebut hendaknya menyadarkan kita bahwa setiap bagian ‘sekecil’ apapun dari ciptaan Allah merupakan mahakarya Allah yang ajaib. Kebenaran tersebut seharusnya juga membuat kita semakin mempercayai bahwa segala sesuatu di alam semesta ini dijadikan oleh Dia, dan menumbuhkan rasa syukur yang mendalam atas segala sesuatu yang telah Ia jadikan.

 

Doa: Tuhan, biarlah kebenaran-kebenaran tersebut semakin menyadarkan kami akan keagungan karyaMu, membuat kami semakin mempercayaiMu, dan semakin menumbuhkan rasa syukur yang mendalam atas segala karyaMu.