Disainer teragung

by samuelyasa


Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air (Kej. 1:1-2). Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya… (Kej. 1:27).

 

Pernahkah kita menyadari betapa kreatif dan luar biasanya Allah ketika merancang dan menciptakan alam semesta ini? Dalam Kejadian pasal satu menjelaskan keadaan bumi sebelum penciptaan ‘belum berbentuk dan kosong. Ketika itu alam semesta dan bumi tidak memiliki bentuk yang teratur seperti sekarang ini. Semuanya masih kosong, tanpa makhluk hidup dan terang. Kemudian Allah mulai menciptakan (kata menciptakan-ibrani bara: dipakai secara khusus sebagai kegiatan yang hanya dapat dilakukan oleh Allah, membuat sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada) dan menata ciptaan-Nya secara ajaib.

Allah menciptakan bumi dengan hikmat yang melampaui akal pikiran manusia. Dari keadaan yang kacau balau, belum berbentuk, dan kosong, Ia ciptakan bumi yang begitu indah. Dengan berbagai pemandangan alam yang menakjubkan, beraneka ragam tumbuhan, berbagai jenis binatang, dan berbagai kekayaan alam yang ada di dalamnya. Tentu semua itu bukan sebuah kebetulan, melainkan dibentuk atau diciptakan berdasarkan perencanaan Allah yang Agung.

Allah juga menciptakan manusia dengan kemampuan yang luar biasa. Berdasarkan penelitian otak manusia mampu menyimpan sekitar 800 informasi per detik selama rata-rata 75 tahun hidup manusia tanpa merasa lelah. Jika sebuah komputer dirancang untuk menyamai otak manusia, dibutuhkan komputer seukuran gedung bertingkat setinggi 400 meter atau sama dengan komputer seukuran lapangan bola, dan butuh lebih dari 1.000.000.000 watt daya listrik untuk menjalankannya. Otak manusia yang beratnya sekitar 1,5 kg dapat mengalahkan CRAY supercomputer yang berbobot 7 ton. Otak manusia juga dapat bekerja dengan kecepatan 200 triliun kalkulasi per detik, sedangkan CRAY supercomputer hanya 400 juta kalkulasi per detik. Hal tersebut sungguh-sungguh membuktikan bahwa Allah adalah ‘Perancang Teragung’.

 

Doa: Tuhan, ajar kami untuk mempercayai bahwa alam semesta ada karena Engkau yang menciptakannya, dan ajar kami untuk mensyukuri setiap ciptaanMu yang begitu agung.