Allah Mencari Para “Penjangkau”

by samuelyasa


37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. 38  Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”                                                                      Matius 9:37-38

 

Bila kita bicara tentang orang-orang yang akan dijangkau dalam pelayanan kita, memang sangat banyak dan kompeks. Baik mereka yang sedang diikat oleh dosa, mereka yang miskin, mereka yang kaya tapi miskin dalam Tuhan, mereka yang sakit, mereka yang ditolak, dan lain-lain. Amanat untuk menjangkau mereka sudah diberikan Tuhan kepada para pengikut-Nya. “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis.1:8). “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,…” (Mat.28:19). Kondisinya sekarang adalah tuaian banyak tapi pekerja sedikit.

Tuhan memerintahkan agar kita meminta kepada Tuan yang empunya tuaian untuk memanen tuaian yang sudah matang tersebut. Tuhan mencari banyak penuai untuk menuai di ladang-Nya. Tuhan membutuhkan para penjangkau untuk menjangkau mereka yang diikat oleh dosa, mereka yang ditolak, dan mereka yang dimarginalkan karena status sosial.

Tuhan berkata di dalam Yesaya 6:8 “….Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?”  maukah saudara pergi untuk Tuhan? Tuhan tidak hanya membutuhkan uang dan pemikiran kita, tapi Ia membutuhkan seluruh hidup kita untuk pergi menjangkau mereka yang membutuhkan.

 

Renungkan: Waktu satu hari 24 jam, berapa jam kita persembahkan untuk Tuhan? Kalau kuat umur kita bisa mencapai 70-80 tahun, berapa banyak tahun-tahun usia kita, kita persembahkan untuk Tuhan? Dari paling kecil sampai yg besar, Tuhan mempercayakan berkat-Nya pada kita, berapa banyak yang kita dedikasikan untuk Tuhan?                                  

Kvn