Allah Menjangkau yang Sakit

by samuelyasa


Ke manapun Ia (Yesus) pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.                                       Markus 6:56 

  

Sepanjang pelayanan Yesus, Ia banyak diikuti mereka yang membutuhkan kesembuhan fisik. Bahkan banyak diantara orang banyak tersebut yang mengikuti Yesus hanya semata-mata ingin disembuhkan penyakitnya. Menanggapi hal tersebut, Yesus tetap peduli meski pun tidak sedikit mereka yang mengikuti-Nya dengan motivasi yang salah (Tuhan Yesus tidak mendukung motivasi yang salah).

Melihat banyak orang sakit yang dibawa ke hadapan-Nya, Tuhan Yesus selalu tergerak hati untuk menolong mereka. Ia selalu tergerak hati oleh belas kasihan kepada mereka yang membutuhkan jamahan tangan-Nya. Inilah sifat yang luar biasa dari Tuhan Yesus. Firman Tuhan di atas dengan tegas mengatakan kepada kita bahwa ke manapun Tuhan Yesus pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, yang artinya ke semua tempat, Yesus selalu dikelilingi mereka yang sakit dan Tuhan Yesus selalu menyembuhkan mereka.

Saudaraku, di sekitar kita banyak orang sakit yang membutuhkan bantuan kita. Mungkin mereka tidak punya biaya untuk berobat; mungkin mereka tidak tahu ke mana harus berobat; mungkin juga mereka tidak berdaya karena tidak punya uang dan tidak ada orang yang mau mengantar mereka. Bagaimana respon kita, apakah kita akan selalu berbelas kasihan kepada mereka seperti Tuhan Yesus? Atau kita masih mempertimbangkan, motivasi mereka yang minta bantuan?

Tuhan Yesus peduli dan mau menolong mereka yang sakit. Ia selalu ada bagi mereka yang membutuhkan jamahan tangan-Nya. Sudah seharusnya dan selayaknyalah kita murid-murid-Nya melakukan hal yang sama. Kita yang menyebut Dia Tuhan dan Guru, mari kita meneladani-Nya.

 

Renungkan: kalau kita tidak mau melakukan apa yang Tuhan Yesus lakukan, kita tidak pantas menyebut diri murid dan pengikut-Nya.

Kvn

Iklan