Allah Yang Menjangkau

by samuelyasa


“9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?” 21  Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.                          Kejadian 3:9, 20

“ Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.”      2 Kor. 5:19 

 

Kita memahami dan mengimani kebenaran bahwa Tuhan  menciptakan  manusia serupa dan segambar dengan diri-Nya. Manusia diciptakan kudus (tidak berdosa) dan memiliki persekutuan yang intim dengan Allah. Manusia bisa berkomunikasi dan bertemu dengan Allah tanpa dihalangi apapun.

Dalam Kejadian ps 3, dituliskan bahwa kondisi hubungan yang baik ini akhirnya rusak oleh karena Adam dan Hawa melanggar ketetapan Allah (berbuat dosa kepada Allah) dengan memakan buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat, yang dilarang oleh Allah (Hukum Allah). Kondisi manusia yang berdosa membuat manusia tidak berani mendekati Tuhan dan memiliki kecenderungan untuk menjauh dan memberontak kepada Allah. Bahkan dimulai dari kejatuhan Adam & Hawa yang berlanjut pada generasi seterusnya, manusia terus semakin jahat dan semakin memberontak kepada Allah. Jadi kondisi hubungan ini semakin memburuk.

Dengan tabiat yang berdosa, manusia tidak mungkin mampu mencapai Allah, bahkan dengan upaya apa pun dan cara bagaimana pun. Upaya manusia tidak menyelesaikan persoalan dosa, maka dengan demikian manusia diperhadapkan dengan hukuman Allah, “Upah dosa ialah maut,…..” (Roma 6:23a).

Untuk menyelesaikan masalah tersebut hanya punya satu cara, yaitu Tuhan Allah sendiri yang harus turun tangan untuk menjangkau manusia. Allah berinisiatif  untuk datang dan menyelamatkan manusia. Allah melalui Tuhan Yesus Kristus mendamaikan diri-Nya dengan manusia. Jadi keselamatan manusia sungguh hanya anugerah semata. Syukur kepada Tuhan! Allah kita Allah Yang Menjangkau umat-Nya.

Doa: Tuhan, terimakasih atas anugerah kasih-Mu yang menjangkau kami. kalau  bukan Allah yang menjangkau kami, kami pasti binasa.           Kvn