Allah Menyatakan diri-Nya: Mencicipi Surgawi

by samuelyasa


Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”                            Wahyu21:3-4

 

Sebagai orang percaya, acuan kita dalam memahami konsep surga dengan segala apa yang akan kita alami disana, selalu terkait dengan penglihatan yang dialami oleh rasul Yohanes seperti yang ia tuliskan dalam Wahyu. Bagian ayat diatas menceritakan tentang suasana surgawi yang akan nantinya dinikmati oleh setiap umat-Nya. Dikatakan tidak akan ada lagi air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita. Bukankah hal seperti inilah yang dilakukan Yesus ketika Dia melayani kita di dunia. Yesus menyembuhkan orang sakit (Mat. 8:1-17; Luk. 7:1-10, dll); Yesus mengusir setan (Mat. 12:22-37; Mrk. 3:20-30); Yesus memberi makan lima ribu orang (Mrk. 6:30-44; Mat. 14:13-21); dan Yesus juga membangkitkan orang mati (Yoh. 11:1-44). Allah yang menyatakan diri dalam Kristus menolong kita untuk melihat dan mencicipi surga yang sesungguhnya. Jikalau dalam banyak agama yang lain tidak dapat menceritakan tentang surga yang benar-benar nyata. Karena memang ilah lain tidak berasal dari surga.  Tetapi Allah kita dalam Yesus Kristus memang berasal dari surga sehingga dia mampu menggambarkan surga yang sesungguhnya kepada kita.Tentunya fakta ini tidak berhenti sampai disini bahwa kita memang sudah mencicipi surga. Karena bagian firman Tuhan yang lain berbicara bahwa Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan (Mat. 10:1).Artinyakita pun diutus untuk menghadirkan surga dan membiarkan orang yang belum percaya juga mencicipi hal yang sama sebagaimana kita telah alami. Kuasa itu juga telah diberikankepada kita, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (Kis. 1:8).ant

 

Doa: Tuhan mampukanku menghadirkan surga-Mu bagi orang lain.