ALLAH YANG MENYATAKAN DIRI

by samuelyasa


1:1  Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, 2  maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Ibrani

 

Perkembangan kehidupan bergereja terus berkembang, kalau dulu gereja sepertinya begitu exclusive, sekarang gereja cukup mau terbuka terhadap kegiatan-kegiatan didalamnya, sehingga tidak lagi menjadi fenomena yang jarang, dimana kita bisa membaca berbagai kegiatan gereja di jalanan,karena adanya spanduk-spanduk dengan tulisan yang besar dan jelas. “Hadirilah KKR dengan pembicara,………Allah melawat umatNya”, atau Allah menyembuhkan, dan lain sebagainya. Sungguh baik adanya, manusia mencoba menyatakan Allah yang dikenal melalui slogan-slogan. Walaupun tak dapat dipungkiri, dibalik itu ada keinginan untuk menarik manusianya, jumlah yang bisa menghadiri acara-acara yg dipromosikan, sehingga tatkala jumlah yg hadir sdh memenuhi yg ditargetkan atau meleihi, maka acara-acara itu dianggap sukses, berhasil.namun apa yang dinyatakan tentang Allah menjadi bagian yg tidak lagi terlalu diperhatian.

Manusia terus berusaha menyatakan Allah yg mereka kenal, namun terkadang harus diakui itu hanya bersifat formal.karena hidup manusia sendiri tidak menyatakan Allah yang di”nyatakan”!Sementara Allah dengan terus-menerus telah menyatakan diri-Nya bahkan Firman Tuhan menjelaskan “dengan berbagai cara dan dalam segala abad dan zaman”, namun manusia tidak kunjung berespon dengan tepat dan benar, sehingga Ia memutuskan untuk turun tangan langsung, yaitu menyatakan Dirinya sebagai manusia, melalui anak-Nya Yesus Kristus. Manusia tetaplah manusia yang dalam keberdosaannya tetap menolak Allah, menmgelak bahwa Dia adalah Allah, Firman Tuhan katakan Ia telah datang kepada milik kepunyaan-Nya namun Ia ditolak.  Bagaimana dengan kita, pembaca renungan pada hari ini, apakah kita telah menerima peryataan diri Allah dalam anakNya Yesus Kristus, apakah kita telah menjadikan-Nya Tuhan atas hidup kita? Apakah kita percaya Dia adalah Juruselamat kita? Bila YA, bgm kita sdh menjalani hdp kita