ALLAH YANG MENYATAKAN DIRI

by samuelyasa


1:19  Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. 20  Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. 21  Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

Roma

 

Tokoh pahlawan yang  menjadi idola bagi anak-anak selalu mempunyai “sesuatu” yang nampak menakjubkan, terutama kemampuan fisiknya. Misalnya, Superman bisa terbang dan juga kuat, Batman memiliki mobil yg canggih dan juga kuat, Power Ranger, tidak pernah kalah dll. Setiap tokoh idola itu selalu menampakkan kekuatannya, namun itu hanya sebuah “Tokoh Idola” yg ada dalam film, tapi kita harus akui itu cukup memberi pengaruh bagi kehidupan anak-anak yang membaca atau menontonnya.

Bila Allah adalah Allah yang menyatakan diri seperti para tokoh idola anak-anak itu, maka dapat dipastikan semua tokoh idola buatan manusia itu akan tergeser, karena kekuatan Allah, diri-Nya itu tak tertandingi, dan hanya ada Dia seorang “The One” lain halnya dengan tokoh super lainnya  sesuai dengan bertambahnya tahun para tokoh itu akan bertambah tua, maka ada waktunya pemeran mereka digantikan oleh yang lain, begitu seterusnya,, tetapi tidak dengan Allah.

Dia tidak menyatakan diri-Nya secara langsung , tetapi melalui karya-Nya, ciptaan-Nya, pernyataan diri-Nya nyata dan  tidak dapat disangkal, diingkari, bahkan ayat di atas  menegaskan tidak dapat berdalih.

Itu tentang keberadaan diri Allah. Bagaiman halnya manusia terhadap hal ini. Justru manusia melakukan berbagai dalih untuk mengingkari tentang Allah yang menyatakan diri-Nya melaui karya-Nya, melalui anak-Nya, melaui pekerjaan tangan-Nya

Adakah sesuatu yang dijadikan manusia yang sama seperti apa yang telah Allah jadikan? Manusia banyak melakukan berbagai “proyek” dari apa yang ada, kalau Allah dari yang tidak ada menjadi ada, .Mari kita bukan sekedar mengenal Allah yg menyatakan diri-Nya tetapi hidup kita juga memuliakan Dia dan bersyukur senantiasa seperti apa yg dikatakan Paulus                                                                                                   hp