Komunitas Misioner 6

by samuelyasa


Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: “Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza.” Jalan itu jalan yang sunyi… Lalu kata Roh kepada Filipus: “Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!”                                                                                               Kisah Para Rasul 8:26-29

 

Dari semua murid Tuhan Yesus, Alkitab mencatat bahwa jiwa misi dari rasul Filipus justru lebih terlihat. Hal itu mulai nampak ketika Filipus pertama kali bertemu dengan Tuhan Yesus, dimana kemudian dia memperkenalkan rasul Natanael kepada-Nya. Dan pada bagian ini pun kita melihat hal yang kurang lebih sama, bagaimana dia dipimpin oleh Roh Tuhan untuk berbicara kepada sida-sida dari Etiophia. Setelah kelahiran gereja dan dimulainya penganiayaan gereja di Yerusalem, perjalanan misi Filipuslah yang pertama dicatat oleh Alkitab (ay. 5-14). Alkitab tidak menjelaskan berapa lama perbincangan antara Filipus dengan sida-sida Etiopia itu, tetapi jelas bahwa pertemuan itu pada akhirnya membawa satu jiwa datang kepada Kristus. Dan menurut tradisi dan sejarah gereja, dari sida-sida Etiopia inilah maka setelah kembali ke negaranya, ia memberitakan Injil dan mengawali berdirinya gereja di tanah Etiopia. Pelajaran apa yang dapat kita petik dari Filipus? Pertama, diperlukan orang yang memiliki hati yang penuh kerinduan besar untuk memberitakan Injil. Kedua, perlu kepekaan untuk mendengar suara Tuhan; ketiga, Allah senantiasa membukakan suatu fokus pelayanan dan bukan pada banyak pelayanan; dan keempat, seringkali sebenarnya Roh Kudus membawa kita kepada perjumpaan dengan seseorang dengan suatu maksud ilahi. Jangan pernah meremehkan arti suatu perjumpaan, pergunakanlah setiap kesempatan bersua dengan orang untuk menyampaikan kebenaran Firman Tuhan. Bukankah keempat hal ini juga menjadi kunci untuk segera terbentuknya komunitas misioner. (ant)

 

DOA: Terima kasih Tuhan Yesus, Engkau memberikan kepadaku Roh Kudus-Mu sehingga aku dapat menjadi saksi-Mu. Berikanlah kepadaku keberanian untuk mengundang orang-orang lain datang dan berjumpa dengan Engkau. Amin