Kehidupan yang Menjadi Berkat

by samuelyasa


2:44  Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,:45  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.Kis.2: 41-47

Dalam kehidupan zaman PB maka kita pun menemukan kehidupan anak-anak Tuhan yang menjadi berkat bagi sesamanya.  Peristiwa Pentakosta menjadi sebuah momentum yang mengubahkan begitu banyak orang pada saat itu.  Para murid yang mulanya takut menjadi orang yang sangat militan bagi Tuhan bahkan rela mati bagi Tuhan.  Orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan, mereka diubahkan dan mereka menjadi percaya kepada Tuhan.  Kehidupan yang mulanya egois sekarang berubah menjadi kehidupan yang sangat altruis.  Perikop yang menjadi perenungan di akhir pekan ini kembali mengingatkan kita tentang bagaimana jemaat mula-mula menjalani kehidupan mereka.  Jemaat mula-mula menjadi jemaat yang mempraktekkan kehidupan yang saling berbagi satu sama lain.  Dari ayat di atas kita menemukan adanya sebuah tindakan yang dilakukan oleh orang percaya pada masa itu sebagai wujud nyata dari perhatian mereka kepada saudara mereka.  Dituliskan ada di antara mereka yang menjual harta milik mereka dan membagi-bagikan kepada orang lain sesuai kebutuhan mereka.  Ada yang memecah-mecah roti lalu mereka makan bersama.  mereka bersekutu bersama, berdoa bersama. Saudaraku, ini adalah gambaran kehidupan yang menjadi berkat bagi sesama dalam tindakan nyata.  Jemaat mula-mula adalah orang-orang yang secara aktif mempraktekkan gaya hidup ini kepada oarang-orang yang ada di sekitar mereka.  Saudaraku, mungkin gaya hidup seperti ini kalau kita mau terapkan dalam zaman kita sekarang ini memang agak sulit tetapi kita bisa mempraktekkannya di dalam komunitas kita.  Kita memiliki komsel dalam gereja ini dan masing-masing kita sebenarnya termasuk di dalamnya.  Komsel menjadi tempat yang cocok bagi kita untuk mempraktekkan ini karena ruang lingkupnya masih kecil dan kita saling kenal di dalamnya.  Bersyukur karena sudah ada komsel-komsel yang mempraktekkan hal ini dan saya mengajak setiap kita untuk meningkatkan praktek hidup seperti ini.  Bagi kita yang belum berbagian di dalam komsel, mari kita bergabung dan mari kita praktekkan gaya hidup yang menjadi berkat karena dengan demikian kita akan merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang di dalamnya akan membuat kita semakin bertumbuh di dalam Tuhan.  Mau? Mari kita praktekkan gaya hidup seperti itu dan percayalah Tuhan akan menolong dan menguatkan kita sehingga kita akan mendapatkan sukacita dan damai itu. Amin.                          Jho