Janji Di Balik Panggilan Tuhan (2)

by samuelyasa


12:17  Tetapi TUHAN menimpakan tulah yang hebat kepada Firaun, demikian juga kepada seisi istananya, karena Sarai, isteri Abram itu. 18  Lalu Firaun memanggil Abram serta berkata: “Apakah yang kauperbuat ini terhadap aku? Mengapa tidak kauberitahukan, bahwa ia isterimu? 19  Mengapa engkau katakan: dia adikku, sehingga aku mengambilnya menjadi isteriku? Sekarang, inilah isterimu, ambillah dan pergilah!” 20  Lalu Firaun memerintahkan beberapa orang untuk mengantarkan Abram pergi, bersama-sama dengan isterinya dan segala kepunyaannya.

Kejadian 12: 1-20

 

Ini adalah sebuah bukti nyata pemeliharaan Tuhan sekaligus penggenapan janji yang diberikan oleh Tuhan kepada Abram.  Dalam kisah ini dituliskan bahwa Firaun tertarik kepada Sarai dan dia mengambil Sarai untuk dijadikan salah seorang dari “miliknya” tetapi ini dipandang tidak baik oleh Tuhan.  Tuhan melindungi Abram dan juga Sarai. Firaun dan seisi istananya ditimpa tulh yang datangnya daripada Tuhan. Dalam  terjemahan BIS dituliskan mereka ditimpa penyakit yang sangat mengerikan.  Bukan hanya itu sajam Abram bahkan tidak mengalami apa yang menjadi ketakutannya tersebut.  Ia beserta orang-orang yang bersamanya diijinkan keluar dari Mesir.  Janji penyertaan Tuhan kepada Abram begitu nyata yang saya yakini ini membuatnya semakin yakin akan janji-janji Tuhan kepadanya. Saudaraku, di dalam menjalani panggilan ini kita akan menemukan begitu banyak bukti-bukti janji Allah yang tergenapi di dalam kehidupan kita yang membuat kita terkagum-kagum akan karya Tuhan yang sangat luar biasa.  Tuhan kita tidak pernah lalai di dalam menggenapi semua janji.  Saudaraku, bukankah kita sudah menyaksikan nyatanya penyertaan Tuhan di dalam kehidupan kita, masakan kita masih meragukan akan janji Tuhan ini?  Masakan kita masih ragu untuk taat kepada panggilan yang diberikan Tuhan kepada kita semua? Saudaraku, marilah kita teguhkan keyakinan dan iman kita akan janji-janji yang diberikan Tuhan kepada kita di dalam panggilan Tuhan bagi kita.  Setiap kita adalah saksi hidup akan penggenapan-penggenapan janji tersebut.  Mari teuhkan hati untuk terus taat di dalam panggilan Tuhan bagi kita sampai kita bertemu dengan Tuhan nanti.

 

Doa: Tuhan, aku memang sudah menyaksikan betapa banyak bukti penggenapan janji-Mu dalam hidupku.  Ampuni aku kalau sampai saat ini aku masih ragu untuk taat 100% akan panggilan-Mu di dalam kehidupanku.  Tuhan tolong aku dan mampukan aku.  Amin.                                Jho