PENTING, APA ITU?

by samuelyasa


3:7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, 9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.                                         Filipi

 

Pemikiran manusia untuk memberikan kaidah terhadap sesuatu lalu melahirkan definisi PENTING ternyata harus diakui mengalami progresivitas; entah itu proses bergeser ataupun proses bertumbuh. Adakalanya kita mengatakan bahwa sesuatu itu penting bahkan teramat penting bahkan membuat kita rela bertarung untuk mempertahankan apa yg kita anggap penting, namun sekali waktu – dalam kontek/setting hidup yg sedikit berbeda – kita menganggap yg penting itu menjadi biasa-2 saja. Ekstrimnya, di waktu yg berbeda lagi kita menggapnya sebagai sesuatu yang tidak berguna. Biasanya hal ini terjadi ketika kita telah menemukan pengganti dari hal-2 yg dahulu kita anggap penting.

Dari bacaan (nats Alkitab) di atas dapat kita temukan indicator-2 seperti itu, yakni pergeseran (progresivitas) terhadap nilai yang dianggap penting – khususnya yang dialami oleh Paulus. Antara lain:

  • Indikasi waktu yg membedakan antara DAHULU dan SEKARANG
  • Indikasi nilai antara KEUNTUNGAN dan KERUGIAN
  • Indikasi nilai antara MULIA dan SAMPAH
  • Indikasi yg mendasari nilai sebuah kebenaran, yakni antara TAAT HUKUM TAURAT dan ANUGERAH dalam KRISTUS

 

Saya mencoba memberanikan diri menyimpulkan bahwa pergeseran ini menjadi amat krusial karena merupakan pergeseran nilai PENTING yang subyektif menuju nilai PENTING yg OBYEKTIF atau nilai PENTING tertinggi yang tak tergantikan dan tak tertandingi. Artinya, bukan saja bagi Paulus tetapi juga bagi kita, Kristus adalah segala-galanya dan iman kepada-Nya tak tertukarkan sekalipun oleh apa yg dianggap penting oleh dunia ini.                                                                                               jp