BERHARGA DI MATA ALLAH

by samuelyasa


43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.                              Yesaya

 

Siapa tidak suka diistimewakan? Walaupun mungkin tidak semua kita langsung bisa spontan menerima perlakuaan yang istimewa, ada yang masih malu-malu, tidak berani mengakuinya, namun pada dasarnya manusia suka diistimewakan. Itulah yang Allah nyatakan tentang kita,manusia yang sesungguhnya telah mengkhianati-Nya. Kita ber-HARGA, MULIA, bahkan diikuti dengan kalimat “kasih”, Ia mengasihi kita. Kasih itulah yang mengubah banyak hal di dunia ini, karena tanpa kasih Allah, manusia binasa. Kasih Allah menyentuh manusia, ia menanggalkan kemuliaan masuk dalam bayang-bayang maut untuk “menebus” kita, manusia yang berdosa.

Barang yang digadaikan bila hendak diambil kembali maka  kita harus menebusnya  dg sejumlah uang. Allah tidak sedang menggadai manusia, manusialah yg mengadai dirinya sendiri, sesungguhnya kalau Allah tidak menebusnya itu hak Allah, tetapi Allah mengasihi kita, manusia ciptaan-Nya dibuatnya berharga di mata Allah. Menebus itu urusan Allah, penghargaan, kemuliaan atas manusia semuanya berasal dari Allah

Mari kita memandang diri  seperti Allah memandang kita, penyerahan diri-Nya sebagai penebus hidup kita itu bukan suatu hal WAJAR karena Dia Allah, tetapi merupakan suatu hal yang BESAR & LUAR BIASA, yang dilakukan karena kasih-Nya kepada kita semua. Dengan menyadari  kasih dan pengorbanan-Nya dan bagaimana cara Allah memandang kita, seharusnya  membawa kita untuk menjalani kehidupan seperti yang Allah kehendaki & maksudkan.

 

DOA. Allah ,betapa luar biasanya diri-Mu,  rela turun ke dalam dunia dan menjadi sama dengan manusia untuk menjadi “Penyelamat kami”, yang walaupun sdh terselamatkan terkadang atau bahkan kerap kali menyakiti hati-Mu ya Tuhan. Terima kasih Tuhan untuk kasih  yang memulihkan hingga aku bisa dekat dengan-Mu, merasakan rengkuhan dan kehangatan-Mu. Ajar aku menghargai diri dan kehidupanku ini, dan agar akupun menghargai kegidupan orang lain juga, sebagaimana Engkau memandang mereka shg kasih-Mu nyata bagi mereka.  Amin.                                   -hp

 

Iklan