YANG TERAKHIR & YANG TERMULIA

by samuelyasa


1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” 29 Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. 30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian. 31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.         Kejadian

 

Kalau urutan 1-10 dirankingkan sebagai  sebuah kemenangan atau perolehan hadiah, kira-kira kita urutan berapa yg akan kita pilih? Betul, kita akan memilih urutan 1 dong! Firman Tuhan menuliskan bahwa mahkluk ciptaan Allah yg paling mulia adalah manusia, dijadikan sangat istimewa, serupa dengan gambar dan rupa Allah, sebagai mandataris yang WOW tapi pertanyaannya, kenapa diciptakan terakhir di hari ke enam, mengapa bukan yang pertama? Kembali jawaban kita betul, bukan pertama tetapi terakhir karena Allah mau memberikan yang terbaik buat manusia, segalanya sdh siap, bisa dinikmati, ada makanan minuman yang cukup, ada terang dan malam untuk beristirahat, ada berbagai pemandangan yg indah, semuanya dijadikan sebelum manusia diciptakan agar manusia mendapat yg terbaik dari yang baik yg Tuhan jadikan.

Terakhir yang penuh dengan “berkat.” Logika sederhananya, kalau tidak demikian maka manusia akan kelaparan,kehausan, hidup dalam kegelapan,dan sebagainya. Mari sesama mahkluk ciptaan Allah ,jadikan hidup kita bermakna bagi Allah dan sesama, karena kita diciptakan dengan baik adanya. Amin                                                                                 -hp