Tidak berani memikul tanggung jawab

by samuelyasa


20: 2, 11,” Oleh karena Abraham telah mengatakan tentang Sara, isterinya,” Dia saudaraku,” maka Abimelekh, raja Gerar, menyuruh mengambil Sara. Lalu Abraham berkata,” Aku berpikir: takut akan Allah tidak ada di tempat ini, tentulah aku di bunuh karena isteriku.”

Kejadian

 

 

Abraham terkenal dengan sebutan “Bapak orang beriman,” tetapi di dalam bagian firman Tuhan yang kira baca memaparkan bagaimana Abraham menjadi takut karena isterinya Sara. Memang Alkitab mencatat bahwa Sara sangat cantik. Hal inilah yang membuat Abraham menyembunyikan hubungan dia dan Sara yang sebenarnya sebagai suami-isteri, agar tidak terbunuh oleh orang-orang yang iri kepadanya karena memiliki isteri secantik Sara.

Secara Psikhologi, ada orang yang punya kelemahan yakni cari aman saja, tidak berani mengambil resiko. Itulah yang terjadi kepada Abraham, sehingga menimbulkan masalah yang cukup serius: isteri kesayangannya di ambil orang. Memang Alkitab tidak menjelaskan apakah mereka bertengkar. Tetapi jelas, di dalam keluarga ini pasti timbul masalah.

Keadaan semakin runyam karena Sara sepertinya oh….oh saja.

Bersyukur, Allah tidak tinggal diam. Ia turut tangan agar perjanjianNya tetap terlaksana. Semestinya Sara berpegang pada satu kebenaran, pada Janji Allah sehingga ia melengkapi suaminya yang lemah dan tentu tidak akan terjadi peristiwa yang memalukan serta menyedihkan ini. Keluarga utuh, jika saling melengkapi di dalam kekurangan dan kelebihan.                                                    fd