Persahabatan dalam kebersamaan

by samuelyasa


1: 27,” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar Allah diciptakanNya dia; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka.”

Kejadian

 

Francis dan Edith Schaeffer adalah penulis yang hebat dan terbesar pada abad ke-20. Tiga puluh buku hasil karya mereka telah terjual jutaan eksemplar. Pertama sekali mereka bertemu pada Minggu sore, saat mereka sama-sama tersinggung oleh perkataan pria muda yang berkhotbah tentang “ Bagaimana saya tahu Yesus bukan Anak Allah.”

Setelah pria muda itu selesai khotbah, lalu ada kesempatan bertanya yang diberikan kepada setiap pendengar. Edith Schaeffer langsung mengajukan pertanyaan karena tersinggung dengan apa yang diungkapkan oleh pengkhotbah. Lalu kemudian Francis juga mengajuga pertanyaan yang hampir sama dan dengan perasaan yang sama, yakni karena tersinggung dengan ungkapan bahwa Yesus bukan Anak Allah.

Selesai kebaktian mereka bertemu dan berkenalan. Perasaan tidak senang Yesus dikatakan bukan Anak Allah dan sama-sama berjuang mempertahankannya, membuat mereka semakin akrab, pacaran, lalu kemudian menikah. Selama membangun rumah tangga itulah mereka saling menopang satu dengan lainnya, sehingga mereka dapat menghasilkan karya yang begitu terkenal.

Memang ada perbedaan antara manusia satu dengan yang lainnya, tetapi kita sama dalam hal diciptakan Allah serta diberikan mandat “manaklukan bumi.” Artinya, melalui mandat ini Allah mau kita sama-sama, satu dengan yang lainnya bekerja untuk mengerjakan pekerjaan Allah di bumi ini selama hidup kita.                             fd