Penolong yang Sepadan

by samuelyasa


2:18. TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Kejadian

31:10. Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. 31:11 Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. 31:23 Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.

Amsal

Setelah kita membahas panjang lebar mengenai peranan seorang laki-laki sebagai imam dalam keluarga maka sekarang kita beralih kepada pribadi yang juga tidak kalah penting peranannya di dalam keluarga yaitu istri.  Di dalam grand design penciptaan yang dibuat oleh Tuhan bagi seorang perempuan adalah sebagai ezer atau penolong yang sepadan bagi seorang laki-laki.  Seorang penolong yang seharusnya menjadi pendukung bagi seorang untuk menjadi seorang imam yang menjalankan peranannya dengan baik.  Amsal 31: 10-31 adalah gambaran seorang istri yang menjalankan perannya di tengah-tengah keluarga.  Seorang istri yang bukan saja memikirkan kepentingannya sendiri tetapi juga kepentingan suami dan anak-anaknya.  Seorang istri yang tidak menjadi  perongrong bagi suaminya tetapi menjadi seorang penolong yang sepadan.  Hal ini membuat suaminya pun percaya kepadanya dan suaminya tidak kekurangan keuntungan sedikitpun.  Anak-anaknya pun memuji dia karena dia adalah seorang ibu yang bukan saja cantik tetapi penuh dengan hikmat dan menjaga bibirnya dari ucapan-ucapan yang tidak perlu diucapkan.  Apa yang dilakukan oleh sang istri ini bukan saja menjaga dirinya tetapi ia menjaga kehormatan suaminya.  Pada ayat 23 dituliskan bahwa suaminya dikenal di pintu gerbang ketika ia duduk dengan tua-tua negeri.  Yang artinya suaminya juga dihormati orang lain.

Saudaraku, seorang istri mempunyai peranan yang cukup besar dalam kehidupan kita para suami.  Mari kita mendukung para istri untuk menjalankan peran mereka dengan baik.  Hai istri-istri, ketahuilah bahwa Anda dipanggil untuk menjadi penolong bagi suami Anda.  Anda tidak dipanggil untuk membawahi suami Anda tetapi untuk menolongnya sehingga peran yang dipercayakan kepadanya dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.   Marilah kita suami dan istri saling mendorong satu sama lain sehingga grand design yang telah ditetapkan Allah di dalam keluarga dapat terealisasi dengan baik dan nama Tuhan dipermuliakan.  Amin.  Jho