PERANAN WANITA DALAM KEUTUHAN KELUARGA

by samuelyasa


31:10 Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.

31:30 Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.

Amsal


Ijinkan saya mengutip beberapa kalimat yang berupa percakapan by email dari buku maksimal bukan dominan.

agak sulit dipecaya memang bahwa seorang isteri bisa menjadi sedemikian berharga. Seringkali seorang wanita merasa paling berharga ketika ada begitu banyak pria yang berebut untuk mendapat hatinya. Bahkan ada sebagian besar wanita mendefenisikan berharga dengan kecantikan fisik dan kecerdasan.

 

Pernikahan seringkali dilihat oleh perempuan sebagai akhir dari keberhargaannya. Apalagi setelah memiliki anak. Seorang anak bukan saja mengubah seorang Wanita secara psikologis, tetapi juga penampilan fisiknya.tidak menarik lagi seperti dulu. Itu sebabnya seringkali wanita mudah merasa cemas dengan penampilannya. Takut tidak lagi disayang suami seperti dulu.takut tidak lagi berharga.

Penulis amsal rupanya mau menyingkirkan pemikiran yang sedemikian, karena disini jelas dia melukiskan tentang seorang wanita yang luar biasa berharganya, melebihi permata, adalah seorang wanita yang sudah berkeluarga. Justru dia menjadi begitu berharga karena melakukan tanggung jawabnya sebagi seorang istri bagi suaminya, seorang ibu bagi anak-anaknya, seorang tuan bagi pegawainya. . Waouw!!

Isteri yang takut akan Tuhan akan di puji-puji, dia tidak terlalu memerlukan banyak aksesoris,perhiasan, make up yang tebal atau mahal. Karena itu hanya tempelan, yang akan digunakan untuk penampilan dan bersifat sementara, sedangkan hati yang takut akan Tuhan akan melekat di hatinya dan akan keluar dari karakternya, cara ia menjadi istri bagi suaminya, cara ia menjadi ibu bagi anak-anaknya, bahkan cara ia berkomunikasi dan bersosialisasi dengan orang lain. Sungguh luar biasa.

Seorang wanita yang takut akan Tuhan, ia tidak akan mengeserkan posisi suaminya sebagai kepala, dia juga tidak akan tidak peduli dg anak-anaknya,dia akan santun pada orang lain, karena ia mempunyai hati yg takut akan Tuhan.    Mari serahkan hatimu kepada Tuhan.               Hp.