GAMBARAN YANG TERABAIKAN ANAK – ORANGTUA

by samuelyasa


20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.                           (Keluaran)

 

3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.                                             (Kolose)


Dalam bimbingan pranikah tidak jarang saya mengajak pasangan untuk memikirkan kompleknya kehidupan sebuah keluarga. Banyak variable yang harus kita kemas menjadi satu, dan yang harus dipikirkan secara komprehensif. Baik itu pasangan, mertua & orangtua, saudara & ipar, teman-2 & sahabat, terutama keturunan – anak. Anak membawa berkat dan pergumulan tersendiri. Nampaknya hampir setiap keluarga pernah mempertengkarkan soal anak; bahkan mungkin bertengkar dengan anak ketika kita sedang mendidik mereka.

Minimalnya saya memiliki dua pemaknaan ketika diberikan pengalaman memiliki dan mendidik anak, yaitu:

  • Dulu ketika remaja saya sulit untuk mendengar nasehat orangtua, dan menganggapnya sebagai omongan yang sulit untuk dimengerti dan dipahami, bahkan tidak perlu di dengar. Setelah saya berkeluarga dan memiliki anak-2 baru-lah saya diingatkan tentang perkataan & nasehat mereka, dan meng-AMIN-kan kebenarannya.
  • Saya tidak terlalu peduli terhadap perasaan orangtua saya ketika saya bandel, tetapi sekarang saya merasakan bagaimana perasaan mereka dulu setelah saya berhadapan dengan sikap anak-2  kepada saya. Lebih dari itu, saya mencoba memahami isi hati Allah terhadap kita, khususnya ketika kita sebagai anak-2Nya ini tidak mau taat, bahkan memberontak dan mencoba lepas dari-Nya. Bukankah IA adalah Bapa kita?

Sadarkah kita, bagaimana kita menyikapi hubungan yang terjadi antara kita dengan anak-2 kita, atau dengan orangtua kita dapat menolong kita untuk menyelami lebih jauh isi hati Allah terhadap kita. IA begitu mengasihi kita, dan rela mati bagi kita anak-anak-Nya, sekalipun kita berdosa.                       jp