GAMBARAN YANG TERABAIKAN SUAMI – ISTRI

by samuelyasa


28 Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. 29 Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, 30 karena kita adalah anggota tubuh-Nya.                    (Efesus)                                          


Sebagai seorang pelayan Tuhan yang dipasrahkan kehidupan jemaat, nampaknya 50% lebih pelayanan yang dilakukan berada di sekitar keluarga, bahkan lebih dari angka tersebut. Ada kalanya urusan orangtua à anak yang menjadi topic pembicaraan; ada kalanya tentang hubungan mertua dan menantu, yang selalu rindu untuk “disehatkan” dari penyakit pikiran negative; ada kalanya juga membahas hubungan suami dan istri. Yang mengherankan bila berbicara tentang hubungan ini, masing-2 pihak selalu mengaitkan bahwa dirinya kurang mendapatkan perhatian yang proporsional dan pasangan yang egois & mementingkan diri sendiri.  Karena diri sendiri merasa tidak diurus oleh pasangannya, maka mulai mengurus diri sendiri dan mengabaikan/meninggalkan pasangannya, dan mempersilahkan pasangan mengurus dirinya sendiri. Ruwet juga ya!

Bila saja pasangan yang bermasalah ini mencoba mengerti, memahami dan melakukan firman Tuhan yang menjadi perenungan kita? Sangat besar kemungkinan mereka akan menemukan solusi perselisihan di antara mereka yang memperdebatkan siapa memperhatikan siapa, siapa mengurus siapa, apalagi bila berpikir bahwa memperhatikan & mengurus merupakan beban tersendiri. Firman Tuhan ini menawarkan paket 2 in 1, antara menuntut dan dituntut merupakan satu paket yang dapat dikerjakan bersama dan saling mempengaruhi. Simak saja, Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.  Dengan kata lain, barang siapa yang “menuntut & mengharapkan” pasangannya mengasihinya, maka kasihilah pasangannya itu, atau barang siapa yang senantiasa mengasihi pasangannya, maka ia-pun akan mendapatkan kasih dari pasangannya.  Sebelum seseorang menuntut kasih dari pasangannya, tuntutlah dahulu diri sendiri untuk mengasihi pasangannya, maka ia akan mendapatkannya

DOA Biarlah kami belajar mengasihi pasangan kami dengan tulus. Amin    jp