MEMBANGUN KESAKSIAN YANG HIDUP (2)

by samuelyasa


“Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu” (I Tesalonika 2:9)

Paulus adalah contoh dan teladan bagi kita dalam hal bekerja. Dalam tugas pemberitaaan Injil. ternyata Paulus mencukupkan dirinya dengan cara bekerja sendiri. Kesaksian bisnis yang dilakukan oleh Paulus adalah bagaikan pelita yang menerangi kegelapan, artinya pekerjaan Paulus ternyata menjadi sarana dalam menyaksikan dan memberitakan Injil Tuhan. Hal yang dapat kita pelajari adalah;

Tetap memiliki semangat
Semangat harus ada dalam diri orang percaya. Semangat yang ada pada diri kita sesungguhnya dapat “menular” kepada orang lain. Memang kadang kita menjadi “kesal” ketika hanya kita sendiri yang bersemangat, sementara teman lain sedang malas dan kendur spiritnya. Kecenderungan kita akhirnya ikut kendur dan malas. Semangat kita dapat menjadi insiprasi bagi teman kita yang lain, dan kitapun dapat menjadi berkat bagi mereka yang ada di sekitar kita.

Memiliki etos kerja yang baik
Orang-orang percaya dapat menjadi terang dan berkat bagi orang lain di dunia kerjanya ketika memiliki etos kerja yang baik. Etos kerja itu berupa tanggungjawab, kejujuran dan mengikuti aturan yang berlalu (ditetapkan di tempat kerja). Etos kerja yang baik hanya dapat dimiliki oleh mereka yang memandang pekerjaan sebagai tanggungjawab yang kudus dihadapan Allah. Kita dapat membangun etos kerja yang baik bila kita memiliki integritas yang baik. Integritas artinya, apa yang kita ucapkan dan apa yang kita lakukan adalah sama.

Pekerjaan apapun yang kita tekuni, jabatan apapun yang menempel pada kita, sesungguhnya harus kita pakai sebagai sarana bagi kita untuk bersaksi. Dan pekerjaan kita adalah tempat yang tepat untuk menyatakan “terang Kristus”

DOA Bapa, ampuni aku jika aku sering menjadi serupa dengan dunia, sehingga terang-Mu menjadi redup. Bawaku untuk kembali menjadi terang, dan memiliki kesaksian kerja yang baik. Amin