MANUSIA DAN SEKSUALITAS-NYA

by samuelyasa


Kejadian 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. 25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

Pada jaman modern ini masih banyak orang yang merasa tabu untuk membicarakan seksualitas. Seakan-akan dosa besar bila kita membicarakannya. Sikap seperti ini justru akan menyesatkan kita sehingga kita tidak pernah memahami maksud dan rencana Allah yang menciptakan manusia sebagai makluk seksual. Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan; manusia diberikan kelengkapan organ seks agar manusia dapat melakukan fungsinya sebagai mandataris Allah – beranak cuculah dan penuhilah bumi, di mana sexual activity ini dimaksudkan baik untuk pro-kreasi ugauntuk re-kreasi. Yang penting kita ingat sebuah patokan yang jelas yakni, seksualitas yang dimaksudkan Allah selalu berada dalam konteks keluarga, bukan di luar keluarga.

Keberdosaan manusia telah membawa manusia ke dalam penyimpangan seksualias yang semakin hari semakin jauh dan semakin mengerikan – karena dianggap sebagai hal yang wajar.

Seorang komentator mengatakan bahwa kitab Kidung Agung menjadi sebuah bukti yang cukup kuat bahwa seksualitas itu indah dan kudus, sehingga ketika penebusan atas diri manusia yang berdosa sehausnya meliputi penebusan ataskehidupan seksualitas-nya, sehingga ia menyebut Kidung Agung sebagai kitab yang membicarakan The Redeemed Sexual Life.

Sebagai seorang Kristen kita harus memiliki pemahaman ini dengan tegas, karena kehidupan seksual kita harus kita pertanggung jawabkandii hadapan TUHAN yang KUDUS. Apakah kita dapat mempertanggung jawabkan kekudusannya? Dengan menyadari hal ini maka sesungguhnya kita juga menyadari betapa kuatnya godaan dosa yang berjubahkan keindahan palsu seksualitas.

DOA Mata kami, pikiran kami bahkan prilaku kami dapat menyeret kami untuk mencemarkan keindahan dan kekuusan seksualitas yang Engkau ciptakan. Tolonglah kami yaAllah yg Kudus. Amin