WARISAN KELUARGA

by samuelyasa


Ulangan 6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Kini semakin sulit orangtua mempercayakan harta kepada anak-anak, terlalu banyak contoh-contoh dan kejadian yang begitu menakutkan yang terjadi tentang warisan tentang harta sehingga membuat para orangtua menjdi takut mempercayakan warisan kepada anak mereka, takut akan jadi perkelahiaan, takut akan di salah gunakan, padahal merupakan hasil kerja yang wah…! Dan masih ada lagi hal-hal yang lainnya.

Memang tidak mudah, namun kita ketahui bersama melalui Firman Tuhan yang kit abaca hari ini, kita diingatkan untuk mewariskan harta yang tak akan membuat perkelahian, harta yang bisa berakibat penumpahan darah, harta yang menjatuhkan anak-anak kita kelak, semuanya itu tak akan terjadi karena harta yang Yesus minta kita untuk wariskan justru akan berakibat sebaliknya, akan mendatangkan kebaikan akan mendatangkan kehidupan yang kekal dan tak ternilai dengan apapun di dunia ini

Warisan yang diturunkan berbentuk kualitas dan nilai yang direfleksikan dalam karakter seseorang. Dengan warisan keluarga yang Tuhan maksudkan dan dapat kita turunkan maka akan bisa meningkatkan kemampuan menentukan prioritas dalam memberi arti pada kehidupan , tak peduli kelak kita bisa meninggalkan peninggalan harta yang berjumlah besar ataupun yang kecil pada mereka.

Warisan yang Tuhan maksudkan yaitu kebenaran Firman Tuhan adalah bagian dari kehidupan kita yang harus kita perhatikan dan lakukan , karena kita tak pernah mengetahui usia anak kita ataupun diri kita sendiri, sehingga jangan sampai ada kata terlambat untuk sebuah kesempatan yang sesungguhnya pernah ada, bukan yang tidak pernah ada.

DOA: Bapa yang baik, ijikan hamba untuk mewariskan apa yang Engkau telah nyatakan kepada keturunanku, sehingga hiodup yang kekal menjadi bagian hidup keluargaku . Amin .