MANUSIA DALAM DIMENSI ROHANI-NYA

by samuelyasa


Kejadian 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; 4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu,

Tahukah anda, hal yang luar biasa dalam diri manusia sebagai ciptaan Tuhan adalah kemampuannya untuk membangun komunikasi dengan pencipta-Nya. Tentu saja hal ini tidak dilakukan oleh hewan, tumbuh-2-an dan ciptaan-Nya yang lain. Tetapi sadarlah, bahwa hal itu tidak muncul dengan sendirinya dalam diri manusia. Tuhan memberikan “sesuatu” di dalam hati manusia, yang membuatnya harus MENGAKUI bahwa Allah itu ada, dan kerinduan membangun HUBUNGAN (Ibadah) dengan-Nya.

Nats bacaan kita hari ini setidaknya memberitahukan kepada kita pertama kalinya yang dicatat oleh Alkitab tentang apa yang dilakukan oleh manusia untuk membawa persembahan kepada Tuhan. Pernahkah kita pikirkan mengapa manusia melakukan hal ini, datang kepada Tuhan membawa persembahan?

Mungkin ada yang mengatakan bahwa persembahan itu diberikan sebagai bukti penaklukan diri manusia kepada oknum yang lebih kuat dan berkuasa, dan yang dianggap sebagai Allah. Mungkin juga ada yang berpendapat bahwa hal itu dilakukan sebagai upaya untuk meredam kemarahan & murka Allah. Atau, manusia memberikan persembahan kepada Allah sebagai upaya menyadari ketidak berdayaannya menghadapi tantangan alam & kehidupan ini, sehingga ia membutuhkan pertolongan dan lindungan Allah. Atau sebaliknya, persembahan sebagai ucapan syukur atas berkat-2 Tuhan sehingga manusia mengembalikan sebagian sebagai bukti terima kasihnya. Dan masih banyak lagi jawaban-2 serupa yang dapat kita temukan.

Tetapi apapun alasannya dan jawabannya, paling tidak hal ini membuktikan bahwa manusia “dapat” berkomunikasi dan memiliki hubungan dengan Allah. Interes ini tentu saja tidak muncul dari fisiknya, melainkan dari sisi rohaninya.

DOA. Terima kasih karena Engkau Allah yang rindu berkomunikasi dg kami, sehingga Engkau meletakkan roh dalam diri kami. Amin