JEMAAT MULTI DIMENSI

by samuelyasa


Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Kita harus menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita dengan adanya dimensi roh, yang mendorong kita untuk membangun (mencari) hubungan dengan Allah yang kita percayai sebagai pencipta yg berkuasa, dengan cara membangun kehidupan yang dianggap rohani.

Kejadian 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. 25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

Yang mungkin tidak pernah kita pikirkan bahwa manusia juga diciptakan untuk memiliki dimensi keluarga. Mengenal kehidupan, kasih, pemeliharaan bahkan kemandirian, pertama kali di dalam konteks keluarga

Kejadian 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Manusia juga diciptakan sebagai seorang creator & pekerja yang luar biasa, yang diperlengkapi dengan berbagai hikmat & ketrampilan sehingga disanggupkan untuk melaksanakan amanat agung kebudayaan

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Satu hal lagi yang jelas, manusia diciptakan dg dimensi sosialnya guna melengkapi dirinya secara pribadi. Diri dan pribadi manusia menjadi tidak utuh bila ia meninggalkan & menanggalkan hubungannya dengan manusia lain. . . . . Dan masih ada dimensi-2 yg lain dalam diri manusia

Iklan